Wujudkan Toleransi dan Tangkal Paham Radikalisme, IPNU Serta IPPNU Kota Bandung, Galakkan Sekolah Aswaja

12 April 2021, 11:05 WIB
PC IPNU & IPPNU Kota Bandung galakan sekolah Aswaja /Aksara Jabar/Bambang Hermawan/

AKSARA JABAR - Kepengurusan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Perempuan Nahdlatul Ulama (PC IPNU & IPPNU) Kota Bandung masa khidmat 2021/2023 resmi dilantik.

Pelantikan PC IPNU & IPPNU Kota Bandung tersebut mengusung tema "Dari Pelajar Mencipta Karya Untuk Indonesia", dan berlangsung di gedung Bandung Creative Hub (BCH), Sabtu 10 April 2021.

Ketua PC IPNU Kota Bandung, Budiman Yahya menerangkan, produktivitas kader dalam berkarya bakal ditekankan dalam kepengurusannya. Setiap satu bulan sekali, akan ada pelatihan-pelatihan bagi kader-kader IPNU Kota Bandung.

Baca Juga: Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Senin 12 April 2021, Buruan Dapatkan Skin hingga Voucher Gratis

"Pelatihannya pembuatan aplikasi, desain grafis, video grafis agar kemudian anak-anak bisa Berdikasi, terlepas daripada selesai berorganisasi di IPNU nanti rekan-rekan bisa memanfaatkan potensi-potensinya," ujar Budiman.

Selain bagi kader, pelatihan tersebut juga akan diberikan terhadap pelajar-pelajar lain di luar IPNU Kota Bandung.

Ia mengungkapkan, salah satu karya yang berhasil diciptakan PC IPNU Kota Bandung adalah aplikasi NGASO (Ngaos Sonten). Dalam aplikasi tersebut terdapat buku panduan terkait IPNU, keagamaan, umum, dan novel sebagai fasilitas bagi kader.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 12 April 2021: Taurus, Cancer, dan Leo Perlu Cek Kesehatan

"Karena gak cukup kita menekankan sebuah landasan instruksi dan motivasi. Perlu adanya fasilitas bagi mereka agar bisa dengan mudah untuk membaca, maka secara gerakan terfasilitasi juga oleh pimpinan cabang," terangnya.

Tak kalah penting, bebernya, pemahaman antiradikalisme juga menjadi penekanan bagi kader-kader PC IPNU Kota Bandung. Salah satunya melalui sekolah Aswaja secara kontinyu, yang akan mendobrak pemikiran kader bergerak secara toleransi.

"Anak-anak dibiasakan berbicara ataupun bergaul dengan orang-orang beragam dan berbeda baik secara ras, suku maupun agama. Nantinya anak-anak mengenal dan lebih dekat satu sama lain dan lebih terbuka," kata Budiman.

Baca Juga: Review Komputer  Harga Fantastis, Rizky Billar Sentil Netizen Indonesia dengan Sebutan Keyboard Warrior

Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kota Bandung, Ristanti Septiani menyoroti terkait kaderisasi di internal organisasi. Ia lebih mengedepankan untuk merawat dan membuat kader merasa nyaman di IPPNU agar tidak keluar masuk organisasi.

"Jadi masih banyak yang keluar dan ikut organisasi lain, jadi kita mau menekankan untuk merawat dan fokus ke kaderisasi," ucap Ristanti.

Disamping itu, pihaknya juga akan berupaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan khususnya kader IPPNU. Karenanya, Ristanti akan menggalakan pemahaman tersebut melalui gelaran-gelaran seminar terkait keperempuanan.

Kita harus bisa meminimalisasi hal itu, jadi kita bakal ngadain seminar dan lainnya," tandasnya.***

Editor: Bambang Hermawan

Tags

Terkini

Terpopuler