Polrestabes Bandung Ungkap 2,5 Ton Sarung Tangan Medis Bekas yang akan Diedarkan

- 20 November 2020, 16:58 WIB
Polrestabes Bandung mengungkap praktik daur ulang sarung tangan medis. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya (tengah) memperlihatkan barang bukti, di Mapolrestabes Bandung, Jumat 20 November 2020 /Galamedianews.com/

AKSARAJABAR -- Polrestabes Bandung mengungkap sebanyak 2,5 ton sarung tangan medis bekas yang diduga akan diedarkan. Seorang tersangka telah diamankan polisi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, dari kasus tersebut ada seorang tersangka yang diamankan berinisial GR (39). Alih-alih demi mencari keuntungan dengan cara mengedarkan sarung tangan medis bekas.

"Jadi sarung tangan bekas itu dibuat baru, dikemas di dalam kotak, harga jualnya masih kita dalami, tapi sejauh ini diduga harganya dari Rp60 ribu sampai Rp75 ribu per kotaknya," kata Ulung di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020) dikutip Aksara Jabar dari Antara News.

Baca Juga: Ade Yasin tak hadir Pemeriksaan Polda Jabar soal Kerumunan massa Rizieq Shihab di Bogor

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjutnya, penimbunan sarung tangan itu telah dilakukannya sejak satu bulan lalu. Namun, polisi menduga berdasarkan barang yang ditemukan serta petunjuk lainnya, aktivitas GR itu telah dilakukan selama enam bulan.  

"Sudah sempat diedarkan dijual di Jakarta dan Surabaya. Jadi bekas sarung tangan dikumpulkan lagi, jadi direkonstruksi seolah-olah jadi baru, padahal itu sudah bekas," jelasnya.

Tersangka mempunyai 178 karyawan yang diberi upah Rp50 dalam pekerjaan satu hari. Namun menurutnya karyawan itu merupakan pekerja di bawah umur.  

Sejauh ini, menurutnya tidak menutup kemungkinan barang tersebut telah diedarkan hingga digunakan oleh tenaga medis. Karena sarung tangan tersebut nampak seperti baru setelah didaur ulang oleh tersangka.

"Makanya sedang kita dalami, apalagi kalau tenaga medisnya tidak tahu, kan kita lakukan juga uji lab (laboratorium) sarung tangan ini, kebersihannya sampai di mana," kata Ulung.  

Halaman:

Editor: Siti Fatonah

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X