Ade Yasin tak hadir Pemeriksaan Polda Jabar soal Kerumunan massa Rizieq Shihab di Bogor

- 20 November 2020, 14:53 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin. /Instagram.com/@ademunawarohyasin

AKSARAJABAR -- Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin tidak hadiri agenda pemeriksaan dugaan pelanggaran kerumunan acara Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Jabar. Kealpaannya diketahui karena ia sedang tidak sehat.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat memeriksa sejumlah pejabat dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun tanpa dihadiri Bupati Ade Yasin.

Dikutip Aksara Jabar dari ANTARA Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, Bupati Ade Yasin tidak hadir karena masih dalam masa isolasi COVID-19, sedangkan pejabat lainnya hadir pada pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Tiba di Bareskrim Polri, Ridwan Kamil: Kedatangan Saya untuk Dimintai Keterangan Saja

“Untuk Bu Ade (Yasin) kami sudah menerima informasi bahwa beliau tidak bisa datang karena sakit. Ketua RW juga tidak datang karena sakit,” kata Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Pejabat lainnya yakni Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, Camat Megamendung Endi Rismawan, Kepala Desa Sukagalih Alwasyah Sudarman, Ketua RT 1 Marno, dan Aiptu Dadang Sugiana (Babinkamtibmas).

Mereka diminta klarifikasi terkait proses terselenggaranya kegiatan tokoh Front Pembela Islam itu hingga menimbulkan ribuan orang berkerumun. Akibatnya kegiatan itu diduga melanggar peraturan protokol kesehatan COVID-19.

"Proses pemeriksaan masih berlangsung di Gedung Ditreskrimum. Setelah ibadah Jumat dilanjutkan, karena masih banyak pertanyaan yang diajukan," katanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan sebelum ibadah Jumat, penyelidik masih menanyakan seputar identitas serta tugas pokok dan fungsi sekretaris daerah dan belum kepada substansi.

Halaman:

Editor: Siti Fatonah

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X