5 Manfaat Kunyit bila Dikonsumsi, Nomor 1 Banyak yang Tidak Tahu

- 12 Oktober 2020, 23:41 WIB
Manfaat Kunyit
Manfaat Kunyit /

Kurkumin dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh — dan peradangan mungkin berperan dalam depresi . Sebuah meta-analisis dari 10 studi tentang kurkumin dan depresi yang diterbitkan pada 2019 di Critical Reviews in Food Science and Nutrition menunjukkan bahwa hal itu dapat memperbaiki gejala kecemasan dan depresi . Bannan mengatakan bahwa sebagian besar penelitian yang tersedia menunjukkan kurkumin dapat membantu mengurangi gejala depresi pada mereka yang sudah menggunakan antidepresa.

Baca Juga: Kenali Nyeri Pada Payudara saat Jelang Menstruasi dan Perbedaaanya dengan Tumor Payudara

 

4. Membantu Mengurangi darah tinggi

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit , lebih dari 100 juta orang dewasa di Amerika Serikat menderita diabetes atau pradiabetes. Diabetes tipe 2, yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetika dan gaya hidup, menyumbang 90 hingga 95 persen dari semua kasus diabetes. Penelitian tentang kurkumin yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition & Intermediary Metabolism menunjukkan bahwa kurkumin dapat bekerja sebagai agen hipoglikemik — menurunkan dan membantu mengontrol kadar glukosa darah (gula darah) pada penderita diabetes tipe 2. Kontrol gula darah yang baik dapat membantu mencegah komplikasi kesehatan serius yang terkait dengan diabetes , seperti neuropati (kerusakan sistem saraf) dan nefropati (penyakit ginjal).

Bannan mengatakan bahwa para peneliti telah menyarankan bahwa kurkumin juga dapat membantu mencegah atau menunda diabetes tipe 2, tetapi gagasan itu masih dalam pengerjaan dan membutuhkan penelitian lebih lanjut. “Lebih banyak uji klinis dengan manusia diperlukan untuk pemahaman yang lebih baik tentang efek kurkumin dan kunyit,” kata Bannan.

5. Kunyit memiliki sifat anti kanker

Penelitian awal pada hewan menunjukkan mungkin ada hubungan antara tindakan meredakan peradangan kurkumin dan kanker.

"Kurkumin dianggap memiliki sifat antioksidan, yang berarti dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan," kata Bannan. Meskipun penelitian pada hewan tidak selalu diterjemahkan ke manusia, penelitian sedang berlangsung untuk kurkumin dan dampaknya terhadap kanker pada manusia.

Sebuah tinjauan 2019 di Nutrients mencatat bahwa kurkumin tampaknya memiliki potensi antikanker karena mengganggu jalur pensinyalan sel di sel kanker yang tumbuh di laboratorium dan sedang diselidiki dalam sejumlah uji klinis. Para penulis mencatat bahwa studi tambahan dan uji klinis diperlukan. (Dan mereka mengatakan kadang-kadang dapat menyebabkan efek samping seperti mual, diare, sakit kepala, dan tinja berwarna kuning.)***

Halaman:

Editor: Iing Irwansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah