Tunggakan Pelanggan Capai Rp10 M, Perumda TRS Lakukan Ini untuk Genjot Pendapatan

- 26 Oktober 2023, 13:09 WIB
Ilustrasi saluran air PDAM.
Ilustrasi saluran air PDAM. /Brave/Pexels / Pixabay

AKSARA JABAR -  Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang (PDAM Subang) terus gencar menyisir para pelanggan air yang masih memiliki tunggakan. 

Bagi pelanggan yang belum melunasi pembayaran air, maka petugas PDAM Subang akan menutup sambungan air ke rumah pelanggan tersebut. 

Direktur Utama PDAM Subang, Lukman Nurhakim mengatakan hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan, serta ditujukan kepada pelanggan yang tunggakannya lebih dari empat bulan.

Baca Juga: Segini Rincian Biaya dan Cara Perpanjang STNK 5 Tahunan

"Tapi, bukan berarti setelah sambungan airnya ditutup kemudian tidak ditagih, tetap kami tagih pemakaian air yang belum dibayarkan oleh pelanggan," kata Lukman, Kamis, 19 Oktober 2023. 

"Ini juga dimaksudkan untuk mendorong para pelanggan untuk segera melakukan pembayaran air yang sudah digunakan oleh mereka, dengan begitu, angka tunggakan di pelanggan, akan segera masuk ke perusahaan," jelasnya.

Penutupan saluran air ini bukan tanpa alasan, selain untuk menutupi pengeluaran, lanjut Lukman, kebijakan ini juga untuk meminimalisir terjadinya kebocoran di tiap cabang yang ada di Kabupaten Subang.

Diketahui, jumlah tunggakan pelanggan sejak beridirnya PDAM hingga sekarang nilainya lebih dari Rp10 miliar.

Baca Juga: Ramalan Rara Pawang: Status JC Danu akan Diterima, Yosep Mulai Rasakan Penyesalan

Halaman:

Editor: Andi Permana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah