Bupati Bogor Sebut Acara FPI di Mega Mendung Tak Ada Pemberitahuan, Satgas Covid-19 Tetap Diturunkan

- 2 Desember 2020, 23:16 WIB
Bupati Bogor sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, di Pullman Hotel, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020).
Bupati Bogor sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, di Pullman Hotel, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020). /M Fikri Setiawan/Antara

AKSARAJABAR - Bupati Bogor, Ade Yasin mengakui bahwa kerumunan Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020 tak terkendali oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.

Selain itu seperti dikutip dari Antara, pada saat itu Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tidak menerima pemberitahuan dan permohonan izin dari penyelenggara kegiatan, tapi dia bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengaku tetap melakukan koordinasi.

"Sebetulnya kami sudah mengamankan. Karena massa yang begitu besar, kami tidak bisa melakukan tindakan yang represif ya, kita tidak punya kekuatan," ujarnya, di sela Rapat Pimpinan Wilayah (Rakerwil) PPP Jawa Barat, di Pullman Hotel, Ciawi, Bogor seperti dilansir ANTARA. Rabu, 2 Desember 2020.

Baca Juga: Larang Warganya Keluar Kota, Wawalkot Yana: Orang Luar pun Jangan Masuk Bandung Dulu!

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu pun menyebutkan, sudah melakukan upaya preventif dengan menyiagakan petugas gabungan saat kedatangan pimpinan FPI Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Megamendung Bogor.

Berkait dengan panggilan Polda Jabar, Ade Yasun mengaku akan kooperatif guna mengklarifikasi ihwal kerumunan tersebut di Megamendung. "Kita akan koperatif. Kita juga tidak mau disalahkan dalam situasi seperti itu, karena kita juga sudah berusaha mengendalikan situasi sesuai prosedur," ujarnya.

Menurutnya, pada pemanggilan pertama ia terpaksa tidak dapat hadir memenuhi panggilan Polda Jabar lantaran terkonfirmasi positif COVID-19 sejak Rabu 18 November hingga 28 November.

Baca Juga: Bandung Zona Merah COVID-19, Pemkot Segera Ambil Kebijakan Baru

Ia mengaku akan memenuhi panggilan kedua yang diagendakan pada Selasa, 10 Desember 2020, bersamaan dengan jadwal pemeriksaan kedua Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin.

Halaman:

Editor: Igun Gunawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x