Apakah Itu Depresi Mayor? Penyebab Bunuh Diri Mahasiswa UGM Tegar Sinar Ramadhan

- 11 Oktober 2022, 10:45 WIB
Ilustrasi seseorang dalam keadaan depresi mayor.
Ilustrasi seseorang dalam keadaan depresi mayor. /Pixabay/Holgers Fotografie

AKSARA JABAR - Jagat Maya sedang dihebohkan dengan kasus bunuh diri yang dilakukan oleh Mahasiswa UGM yaitu Tegar Sinar Ramadhan. Penyebabnya karena masalah psikologis yang dideritanya yaitu Depresi Mayor.

Diketahui, Tegar Sinar Ramadhan tewas karena melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 11 hotel di Sleman sekitar pukul 15.30 WIB pada Sabtu, 8 Oktober 2022.

Sementara itu, Humas UGM membenarkan bahwa Tegar Sinar Ramadhan merupakan salah satu mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol UGM).

Baca Juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Bruntusan Pada Wajah

"Bunuh diri, memang ada surat gangguan psikologis korban," ungkap Kapolsek Bulaksumuk Kompol Sumanto melansir dari Antara pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Lalu, Apa itu Depresi Mayor?

Gangguan Depresi Mayor atau Major Depressive Disorder (MDD) merupakan salah satu jenis depresi berat. Penderita MDD cenderung memiliki suasana hati dan perilaku yang tidak normal.

Penderita depresi mayor pada umumnya sangat tertutup serta tidak memiliki hubungan dekat dengan orang lain, korban perceraian, atau perpisahan dengan pasangannya.

Gejala depresi mayor akan terlihat berbeda pada setiap orang. Pada anak-anak atau remaja, gejala yang muncul yaitu penurunan prestasi di sekolah atau sikap-sikap nakal lainnya.

Sementara itu, gejala lain pada remaja biasanya perilaku lebih mudah tersinggung terkait hal-hal kecil disekitarnya.

Baca Juga: Not Pianika Tak Ingin Usai - Keisya Levronka, Berikut Not Angka dan Lirik Lagunya

Dilansir dari webmd ada beberapa langkah untuk menyembuhkan depresi mayor tanpa menggunakan obat, sebagai berikut :

1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

CBT merupakan jenis psikoterapi, atau terapi bicara. Seorang profesional kesehatan mental akan membantu mempelajari cara untuk mengubah perilaku negatif dan pola berpikir yang terkait dengan depresi.

2. Makanan

Para ahli tidak sepenuhnya berpendapat mengenai hubungan antara makanan dan depresi. Tetapi mereka sependapat jika makan banyak buah dan sayuran, biji-bijian, ikan, minyak zaitun, dan produk susu rendah lemak dapat membantu memperbaiki psikologis.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Membagi Waktu agar Harimu Lebih Produktif

3. Latihan

Latihan aerobik dan latihan ketahanan juga dapat membantu memperbaiki masalah psikologis. Para ahli menyarankan setidaknya 150 menit seminggu untuk melakukan aktivitas latihan.

4. Terapi Elektrokonvulsif (ECT)

ECT merupakan pilihan untuk orang dengan depresi dan penyakit mental lainnya yang belum membaik dengan perawatan lain, atau untuk orang yang membutuhkan bantuan segera.

Dokter akan mengirimkan arus listrik melalui kulit kepala pasien ke otak sehingga akan menyebabkan kejang singkat.

Baca Juga: Nama Pemain Siapa Takut Orang Ketiga SCTV Beserta Instagramnya Ada Kevin Julio hingga Mischa Chandrawinata

5. Stimulasi Magnetik Transkranial Berulang (RTM)

Cara ini adalah pilihan lain untuk orang yang tidak sembuh dengan pengobatan atau tidak ingin meminum obat.

RTM dilakukan dengan menggunakan energi magnet untuk memicu bagian otak pasien untuk menyeimbangkan suasana hati.***

Editor: Andi Permana

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah