Disparpora Subang Wacanakan Aset Wisata dan Olahraga Dikelola Pihak Ketiga, SDM dan PAD Jadi Alasan

- 6 Oktober 2023, 10:25 WIB
Lapang Bintang
Lapang Bintang /Humas Pemkab Subang/

AKSARA JABAR- Dinas Pariwisata, Olahraga dan Kepemudaan (Disparpora) Kabupaten Subang saat ini tengah mewacanakan pengelolaan sejumlah aset wisata dan olahraga untuk dikelola pihak ketiga.

Menurut Kepala Disparpora Subang Tatang Supriyatna, ada empat aset yang akan dikelola pihak ketiga. Diantaranya Kolam Renang Ciheuleut, Sirkuit Gerimang, Lapang Bintang, dan Alun- Alun Kabupaten Subang.

Tatang mengaku wacana tersebut merupakan inisiasi dari Disparpora Subang dan Bupati.

Baca Juga: Waspada! Dinkes Subang Temukan Penyakit Menular Difetri

"Kita dua-duanya. Kita selaku pemegang mandat kemudian beliau juga sebagai bupati ada semacam arahan melalui Asda II,"ucapnya pada Kamis 5 Oktober 2023.

Lebih lanjut, Tatang mengungkap bahwa aset yang akan dikelola pihak ketiga hanya kerjasama tata kelola saja.

"Jadi hanya kerjasama tata kelola. Karena aset tidak dilimpahkan aset masih dipegang oleh daerah, masih dikendalikan oleh kita. Kemudian kita lihat BUMD yang memiliki core bisnis,"jelasnya.

Tatang menyebut, bahwa pihak ketiga yang akan digandeng untuk mengelola aset- aset Disparpora adalah (Badan Usaha Milik Daerah) BUMD PT Subang Sejahtera (SS).

SDM dan PAD jadi alasan

Wacana tersebut buka tanpa alasan. Mantan Kasatpoldam Subang itu mengaku bahwa salah satunya adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Ya salah satu keterbatasannya adalah pengelolaan. Karena Sumber Daya Manusia (SDM) dari PNS nya cuma dua orang. Sehingga kita mau tidak mau harus menarik dari temen- temen luar,"kata Tatang.

Baca Juga: Angka Kecelakaan Didominasi Usia Produktif, Kepala BPTD Kelas II Jabar Sampaikan Ini di PKJ Subang

Selain itu, Ia mengaku, bahwa PAD sektor pariwisata diluar pajak hotel dan restoran masih kecil.

Namun, jika dilihat curva nya setiap tahun mengalami kenaikan. "Sebetulnya secara PAD terus naik setiap tahunya,"ucap Tatang.

Namun, Tatang meyakini selama tatakola masih manual, pasti bakal ada kebocoran PAD.

Dua titik aset sudah dinilai

Potret sirkuit Gery Mang sekarang
Potret sirkuit Gery Mang sekarang Instagram/humas_jabar

Sejauh ini, Tatang menyebut sudah ada dua titik yang dinilai total asetnya untuk disewakan, Lapang Bintang dan Alun- alun.

Ia menyebut bahwa kerjasama tidak sepenuhnnya. Contohnya Alun- alun. Pihak ketiga, kata Tatang, hanya mengelola ruang privatnya saja.

"Contohnya alun- alun yang privatnya hanya tempat usaha dan parkir, itu aja,"jelasnya.

Namun wacana tersebut saat ini tengah masih digodok. Pihaknya masih menyiapkan secara keorganisasian dan pola kerjasama.

"Nanti kalo sudah oke, tetep kita akan koordinasi dengan provinisi,"jelasnya.***

 

 

 

Editor: Iing Irwansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub