Penyakit yang Harus Diketahui Saat Musim Penghujan Terus Berlangsung

- 21 Februari 2021, 14:29 WIB
Warga berjalan melintasi banjir yang terjadi di kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Jakarta, Sabtu 20 Februari 2021
Warga berjalan melintasi banjir yang terjadi di kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Jakarta, Sabtu 20 Februari 2021 /Antara Foto/M Risyal Hidayat/

AKSARA JABAR - Dalam beberapa waktu terakhir, hujan tidak henti-hentinya mengguyur beberapa daerah di Indonesia. Dampak dari curah hujan tinggi ini salah satunya adalah banjir. Beberapa daerah termasuk Ibukota Jakarta menjadi wilayah yang terkena dampak banjir paling parah. Banjir bukan hanya bencana yang terjadi oleh debit air tinggi diatas rata rata.

Bencana banjir bukan hanya permasalah lingkungan namun juga memberi dampak pada kesehatan. Ada baiknya Anda lebih berhati-hati di tengah situasi banjir untuk menghindari dampak kesehatan yang bisa terjadi akibat bencana banjir yang melanda.

Berikut ini penyakit-penyakit yang bisa muncul saat bencana banjir datang.

1. Diare
Diare menjadi salah satu penyakit yang paling sering menimpa korban banjir. Penyakit ini terjadi akibat lingkungan kotor dan sanitasi yang buruk.

Kondisi banjir menyulitkan korban untuk mendapatkan akses air bersih dan lingkungan yang kotor juga menyimpan bibit penyakit sehingga sangat berisiko warga yang terdampak banjir untuk terkena diare. Untuk mengatasinya, tetap terapkan kebersihan di lingkungan Anda serta perhatikan kebersihan tangan dan makanan agar terhindar dari bakteri yang muncul saat banjir.

2. Salesma dan flu
Cuaca ekstrem dan tidak menentu menyebabkan kondisi badan naik turun sehingga bisa membuat daya tahan tubuh berkurang menyebabkan Anda mudah demam, batuk, pilek, dan sakit kepala. Untuk mengatasinya selalu siapkan  obat-obatan standar di rumah maupun di tempat lain serta perhatikan asupan cairan pada tubuh agar tetap terhidrasi.

3. Penyakit kulit

Banjir terkadang membuat tubuh kita selalu tergenang oleh air sehingga kulit menjadi tidak sehat akibat bakteri dan kuman yang hadir dalam genangan air, kurap, kutu air, dermatitis alergi, folikulitis, juga gigitan serangga menjadi hal yang sering terjadi pada kulit saat tubuh terpapar air banjir.

4. Leptospirosis
Kementrian Kesehatan beberapa waktu lalu telah memperingatkan bahaya leptospirosis yang muncul saat bencana banjir datang. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans. Banjir jadi ladang bakteri sebab air mampu mengangkut urine maupun darah tikus yang terinfeksi.

Halaman:

Editor: Iing Irwansyah

Sumber: ilovelife.co.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah