5 Sila yang Harus Jadi Pedoman Untuk Mendongkrak Produktivitas Karya Seorang Konten Kreator, Ini Penjelasannya

- 20 Februari 2021, 15:27 WIB
Ilustrasi konten kreator
Ilustrasi konten kreator /freepik.com/

AKSARA JABAR- Seiring perkembangan zaman yang mengalami kemajuan dalam bidang teknologi berbasis digital, berbagai ladang yang bisa dijadikan lahan berkreasi turut mengalami penambahan ruang.

Salah satu lahan yang disodorkan perkembangan zaman di era digitalisasi adalah ruang berkreasi bagi mereka yang mempunyai kesadaran kreatif dalam menuangkan ide, gagasan, dan perasaan. Bentuknya baik melalui kemampuan publik speaking maupun dunia catat mencatat.

Perkembangan dari kemajuan teknologi yang semakin berkembang menghasilkan sebuah bentuk ekspresi berbasis digital. Sebut saja media sosial atau sosmed.

Baca Juga: Spoiler The Penthouse 2 Episode 2, Cheo Seo Jin Merasa Terancam atas Kembalinya Oh Yoo Hee

Sehingga dengan kehadiran media sosial tersebut, terbuka luas dan banyak beragam peluang untuk berkreasi. Salah satunya adalah menjadi seorang konten kreator yang konsentrasi berkreasi di bidang tulis menulis artikel.

Berikut 5 sila pendongkrak produktivitas yang bisa dijadikan pedoman dalam menjaga performa menjadi seorang konten kreator yang berada di jalur produktif dan kreatif.

1. Buatlah Konten Sesuai Gairah atau Selera
Menjadi seorang konten kreator tentu terlebih dahulu harus tahu dulu gairah atau selera diri. Satu di antara tiga pendorong seseorang untuk berkreasi adalah gairah atau hasrat. Sementara yang lainnya adalah keinginan dan kebutuhan.

Baca Juga: Tips Ala Ridwan Kamil Menangkal Peredaran Narkoba yang Semakin Menjamur Menyasar Kalangan Milenial

2. Buatlah Konten Sesuai Kecenderungan Rasa Ingin
Rasa ingin atau lebih dikenal dengan keinginan menjadi faktor seseorang melakukan satu kreasi atau kreatifitas. Untuk seorang konten kreator tentu harus mengetahui keinginan terhadap hal yang akan dibuatnya.

Halaman:

Editor: Igun Gunawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah