Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan Mata dan Telinga

- 12 September 2023, 08:02 WIB
Ini pengaruh polusi udara terhadap kesehatan mata dan telinga menurut Dokter umum dr. Madhita Kasoem.
Ini pengaruh polusi udara terhadap kesehatan mata dan telinga menurut Dokter umum dr. Madhita Kasoem. /Antara/

AKSARA JABAR - Dokter umum dr. Madhita Kasoem, M.Sc, Aud-vestMed memaparkan beberapa hal terkait pengaruh polusi udara terhadap mata dan telinga karena tingginya indeks polusi udara di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti daerah Jakarta.

"Polusi itu berdebu akan membuat iritasi ke mata," kata dr. Madhita saat ditemui dalam acara bincang-bincang di kawasan Jakarta, Senin.

Menurut dokter yang terhimpun dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini, aktivitas di luar saat polusi udara sedang berada di indeks tertinggi memang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan pelindung atau alat proteksi mata untuk menghindari dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan mata.

Baca Juga: Buat Akun CPNS 2023 Mudah di Link SSCASN BKN, Dibuka Tanggal 17 September

"Lebih pakai proteksi, kacamata, itu akan mengurangi," kata Madhita yang juga praktik di Siloam Hospitals Lippo Village dan Kasoem Hearing Center & Speech Center Ctec itu.

Selain itu, polusi udara juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan telinga. Secara umum, telinga dibagi menjadi tiga bagian, yakni telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam serta memiliki kaitan terhadap beberapa masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh polusi udara maupun faktor lainnya.

“Kalau untuk polusi, biasanya ada hubungan sama alergi, kemudian kalau batuk atau pilek hubungannya ke telinga tengah,” kata dokter lulusan dari Universitas Trisakti tersebut.

Baca Juga: Cara Mudah Dapatkan Bantuan KUR Untuk UMKM

Adapun polusi udara dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, salah satunya adalah pilek alergi atau rhinitis alergi pada sebagian orang. Pilek alergi atau rhinitis alergi sendiri berbeda dengan pilek karena infeksi.

Rhinitis alergi adalah peradangan pada bagian dalam hidung yang disebabkan oleh alergen, yaitu zat pemicu alergi, seperti debu dan partikel polusi.***

Editor: Andi Permana

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah