Perumda TRS Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Peralihan Musim

- 4 Desember 2023, 10:17 WIB
Dirut (kiri) bersama tim teknis Perumda TRS mengecek debit air.
Dirut (kiri) bersama tim teknis Perumda TRS mengecek debit air. /

Lalu bagaimana Perumda TRS menghadapi musim hujan?

Menurut Lukman, persoalan kekeruhan air akan lebih dominan saat musim hujan. Maka petugas operator WTP harus lebih cermat mengolah air. Akan terjadi lonjakan penggunaan bahan kimia untuk penjernih air. Air baku dari sungai maupun mata air akan lebih keruh dibanding musim kemarau.

Selain itu, pihaknya akan memaksimalkan patroli memeriksa jaringan, melakukan wash out untuk mencegah sumbatan di pipa dan memaksimalkan kinerja operator.

“Operator merupakan ujung tombak. Kami sudah berlakukan kenaikan uang lembur untuk mereka. Kebetulan uang lembur operator sudah lebih dari lima tahun tidak ada kenaikan. Padahal operator harus standby 24 jam dan tinggal di rumah operator yang sudah disediakan. Mereka sebagai koki mengolah air,” ujar Lukman.

Seperti halnya di musim kemarau, Lukman optimis Perumda TRS tetap bisa melakukan pelayanan terbaik saat musim hujan. Sebab sudah menjadi kewajiban Perumda TRS sebagai BUMD mengutamakan pelayanan publik.

“Kami optimis bisa tetap maksimal melayani. Kami sebagai kepanjangan tangan pemerintah memberikan layanan air bersih untuk masyarakat. Melekat tugas kami sebagai BUMD dengan tugas utama public service obligation (PSO). Kepuasan pelanggan yang paling utama,” pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Andi Permana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah