Musti Coba! 5 Kuliner Legendaris Subang Enak dan Murah, Makanan Ini Sudah Dijual Sejak Tahun 1960

- 5 Mei 2023, 10:38 WIB
Kabupaten Subang memiliki wisata kuliner legendaris yang wajib dicoba. ternyata ada yang jualan sejak tahun 1960.
Kabupaten Subang memiliki wisata kuliner legendaris yang wajib dicoba. ternyata ada yang jualan sejak tahun 1960. /YouTube Emzy Ardiwinata

AKSARA JABAR - Membahas kuliner di Indonesia tidak akan ada habisnya. Selain memiliki makanan unik, setiap daerahnya juga terdapat kuliner legendaris yang menarik untuk di coba. 

Seperti halnya di Kabupaten Subang. Daerah yang dijuluki Kota Nanas ini memiliki sederet kuliner yang sangat legendaris. Diantaranya ada yang sudah berjualan sejak tahun 1960.

Anda bisa mengunjungi tempat kuliner legendaris di Subang ini dan menyantap sajian lezatnya.

Baca Juga: Berasa di Negeri Dongeng, Wisata Ini Jadi Primadona di Kabupaten Subang, Tiket Masuknya Murah Banget!

5 Kuliner Legendaris Subang

Berikut deretan tempat kuliner legendaris di Subang yang bisa Anda pilih.

1. Bubur Blok Jagal (1960)

Kuliner bubur menjadi favorit banyak orang dan tersebar hampir di setiap kota di Indonesia. Di Subang ada bubur Blok Jagal yang sudah berjualan sejak tahun 1960 dan racikan rahasianya sudah turun temurun. 

Penjual bubur Blok Jagal saat ini sudah masuk generasi kedua. Bagi Anda yang ingin makan di sini pastikan datang dari jam 5.30 WIB sampai jam 09.00 WIB.

Adapun lokasinya terletak di Blok Jagal kawasan Pujasera Subang-Kecamatan atau Kabupaten Subang. 

2. Es Sakoteng Abang Oding (1966)

Tidak jauh dari Bubur Blok Jagal dan masih di kawasan Pujasera Subang-Kecamatan atau Kabupaten Subang terdapat kuliner legendaris yaitu Es Sakoteng Abang Oding. 

Saat ini penjualnya merupakan generasi kedua setelah abang Oding meninggal beberapa tahun silam.

Baca Juga: Tempat Fanmeeting HUT SHINee ke-15 Diubah SM Entertainment

Es sekoteng ini racikannya sederhana tapi rasanya mampu menghilangkan dahaga, sehingga favorit banyak orang. 

Untuk menikmati Es Sakoteng Abang Oding ini Anda bisa datang mulai pukul 10.00 WIB sampai sore hari.

3. Sate dan Gulai Kambing Ma Encut (1976)

Kuliner legendaris di Subang lainnya ada Sate dan gulai kambing Ma Encut.

Lokasinya berada di pintu keluar Tol Cipali Subang, tepatnya di jalan raya Subang-Pagaden, Kecamatan Pagaden, setelah jembatan Tol Cipali. 

Harga seporsi sate kambing adalah Rp30.000, sedangkan gulainya Rp25.000. Soal rasa, sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, sebab daging yang dijual fresh dan dipotong serta diolah di hari itu juga. 

Dalam sehari, Sate dan gulai kambing Ma Encut bisa menghabiskan 2-3 ekor kambing. Dijual juga gulai kepala kambing.

Baca Juga: 3 Cara Membuat Masker Wajah di Rumah dengan Mudah

4. Nasi Timbel Mbah Dongdo (1979)

Tersebar banyak pedagang nasi timbel di Kota Subang. Namun jika Anda mencari yang unik dan tentunya legendaris, jawabannya sudah pasti nasi timbel Mbah Dongdo.

Nasi timbel ini kerap disebut juga nasi timbel PNS karena cuma buka setiap hari Senin sampai Jumat.

Keunikan dari nasi timbel Mbah Dongdo, semua menunya di simpan pada atas meja sehingga konsumen bisa memilih secara langsung.

Nasi timbel Mbah Dongdo terletak di Jalan Makam Eyang Mbah Dongdo, Kecamatan/Kabupaten Subang. Warung buka sejak jam 06.00 WIB hingga paling telat jam 09.00 WIB.

Baca Juga: 5 Tips Atasi Kecemasan Berlebih, Salah Satunya dengan Meditasi

5. Sop Buntut Rumah Makan Hegar (1990)

Tempat wisata kuliner terakhir ada rumah makan Hegar. Kuliner yang satu ini juga dapat menjadi salah satu pilihan bagi yang ingin mencoba masakan khas Sunda.

Menu andalan di restoran yang sudah ada sejak 1990 ini adalah sop buntut, sate maranggi, dan semur jengkol. Terdapat pula beragam sajian fresh lainnya yang disajikan secara prasmanan.

Dalam satu hari, rumah makan Hegar mampu menghabiskan sekitar 50 kg daging sapi untuk membuat sop buntut.

Adapun restoran ini berada di Jalan Raya Subang-Sumedang, Cipaku, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang.***

Editor: Andi Permana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah