Jelang WSBK Mandalika, Bos Ducati Marah Peti Kargo Motor Timnya Dibuka Secara Ilegal

- 11 November 2021, 16:57 WIB
Aksi oknum petugas yang membuka peti kargo motor tim Ducati jelang WSBK Mandalika.
Aksi oknum petugas yang membuka peti kargo motor tim Ducati jelang WSBK Mandalika. /Twitter.com/

AKSARA JABAR - Tim Ducati marah akibat peti kargo motor balap mereka, Ducati Panigale V4 R dibuka seorang oknum menjelang bergulirnya World Superbike (WSBK) Indonesia 2021.

Insiden unboxing atau membuka peti kargo motor Ducati pun menjadi sorotan. Kritikan tertuju pada Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor WSBK di Tanah Air.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan aktivitas pembongkaran motor balap tim dari peti kargo di dalam Sirkuit Mandalika.

Baca Juga: Trailer Series Teluk Alaska Episode 4: Ana Pingsan, Alester Menemani

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram menjelaskan, pembongkaran untuk keperluan administrasi.

Sayangnya ada juga video pembongkaran yang bukan dilakukan pihak bea cukai.

Baca Juga: Marvel Studios Hadirkan 10 Superhero Baru, Berikut Sinopsis Film Eternals

Dalam video viral nampak pembongkaran motor Ducati V4 R milik pembalap Aruba.it Ducati, Michael Ruben Rinaldi, dilakukan pegawai tanpa seragam bea cukai.

Dilaporkan Speedweek, pihak yang berwenang membuka peti hanyalah petugas bea cukai yang memiliki tanda khusus atau tim pemilik motor. Hal tersebut untuk menghindari spionase dan manipulasi material.

Baca Juga: DPRD Subang Dorong Optimalisasi Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Unboxing ilegal tersebut pun membuat pihak Ducati geram. Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku bingung dengan insiden yang terjadi di Sirkuit Mandalika.

"Seperti yang kita ketahui kejadian seperti ini di motorsport hanya terjadi di negara dunia ketiga dan dari 40 tahun yang lalu," kata bos Ducati, 11 November 2021.

Baca Juga: Golok Barlen Subang di Museumkan, Panjang 13 Meter dan Dinobatkan sebagai Golok Terpanjang di Dunia

Kejadian unboxing ilegal itu pun diakui Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla yang menyampaikan permintaan maaf kepada kubu asal Bologna, Italia, tersebut.

"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami. Pegawai yang terlibat sudah dipecat," kata Direktur WSBK, Gregorio Lavilla.

Seri terakhir WSBK yang berlangsung di Indonesia akan menjadi debut bagi Sirkuit Mandalika pada tanggal 19-21 November mendatang. Ajang tersebut bersamaan dengan Asia Talent Cup.***

Editor: Bambang Hermawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x