Dampak El Nino, 5 dari 30 Kecamatan di Subang Alami Krisis Air Bersih

- 10 Oktober 2023, 13:23 WIB
Ilustrasi air bersih.
Ilustrasi air bersih. /Pixabay/drfuenteshernandez/

AKSARA JABAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mencatat jumlah kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

Terdapat lima dari 30 kecataman di Subang masih dilanda krisis air bersih (kekeringan) pada musim kemarau panjang sebagai dampak dari fenomena El Nino tahun ini.

Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin mengatakan lima kecamatan yang dilanda kekeringan tersebut adalah Kecamatan Ciater, Jalancagak, Serangpanjang, Dawuan, dan Kecamatan Subang.

Baca Juga: Sambangi Damkar, Bupati Subang akan Tambah Armada dan Naikan Honorarium

"Warga di lima kecamatan itu sangat membutuhkan air bersih, sehingga kami masih terus melakukan pendistribusian air bersih ke warga di lima kecamatan tersebut," katanya saat dihubungi, Selasa, 10 Oktober 2023.

Ia mengatakan selama musim kemarau jajaran BPBD Subang tetap bersiap melakukan pendistribusian air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan.

"Setiap hari kami mendistribusikan air bersih ke daerah kekeringan. Jadi, warga yang daerahnya kekeringan dan membutuhkan air bersih bisa langsung menghubungi kami," ujarnya.

Baca Juga: Ruhimat Minta KemenKopUKM Bimbing Peternak Sapi Perah Subang Guna Hasilkan Produksi Susu yang Lebih Maksimal

Untuk penanganan jangka panjang, kata dia, akan dilakukan pembuatan sumur bor di setiap kecamatan, khususnya di kecamatan yang rawan bencana kekeringan.

"Jadi, masing-masing kecamatan, khususnya yang rawan kekeringan, bisa segera mengusulkan untuk pembuatan sumur bor itu," pungkasnya.***

Editor: Andi Permana

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x