Sakit Pinggang Saat Kehamilan Dapat Berdampak Buruk, Berikut Tips Mengatasinya

- 17 Oktober 2020, 14:03 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil /istimewa/

IBU pernahkah mengalami keluhan sakit pinggang saat hamil. Meski biasanya akan kembali membaik, namun dilansir dari halodoc, ternyata sakit pinggang dapat berdampak buruk jika tak segera ditangani. Hal itu lantaran pada beberapa kasus bermula dari adanya gangguan kesehatan yang serius.

Laman yang banyak menginformasikan tentang kesehatan itu pun menyebutkan jika sakit pinggang saat hamil umumnya disebabkan adanya perubahan pusat gravitasi tubuh. Karena perkembangan kandungan. Karenanya ibu hamil perlu menyesuaikan postur tubuhnya ketika berdiri dan berjalan. Selain itu, perubahan hormon dan peregangan ligamen juga dapat terjadi, sebagai proses alami tubuh dalam mempersiapkan persalinan. Peregangan ini dapat memicu timbulnya tekanan dan rasa sakit pada punggung bawah dan pinggang.

Ibu, meski sedang hamil bukan berarti aktivitas keseharian di rumah hanya makan dan santai-santai saja. Ibu hamil tetap perlu aktif secara fisik, bahkan beraktivitas normal seperti sebelum hamil, tetapi dengan porsi yang lebih ringan. Lalu, apa saja aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengurangi sakit pinggang saat hamil? Berikut beberapa di antaranya:

Baca Juga: Dinyatakan Positif Corona, Cristiano Ronaldo Bantah Langgar Protokol Kesehatan

1. Berolahraga Teratur

Olahraga dapat meningkatkan kelenturan tubuh, sekaligus memperkuat otot. Aktivitas ini juga dapat melatih otot pinggang, perut bawah, dan kaki. Namun, jenis olahraga yang perlu dilakukan bukanlah yang berat, kok. Kamu bisa memulainya dengan berjalan kaki, berenang, atau melakukan yoga. Lakukan semua gerakan dengan hati-hati karena sendi tubuh saat hamil cenderung menjadi lebih longgar.

2. Perbaiki Posisi Tidur yang Mungkin Salah

Saat hamil, posisi tidur ibu disarankan miring ke samping, bukan telentang. Saat tidur dengan posisi miring, sebaiknya tekuk salah satu lutut dan tempatkan bantal di bawahnya. Letakkan juga bantal di bawah perut dan di belakang punggung. Gunakan juga bantal penyangga pada punggung saat berbaring atau duduk dalam waktu lama.

3. Hindari Kebiasaan Duduk dan Berdiri Terlalu Lama

Halaman:

Editor: Igun Gunawan

Sumber: Halodoc


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X