Stunting Menjadi Bahasan di Minggon Kecamatan Ciasem, Sekmat: Asupan Gizi pada Anak Harus Cukup

- 27 Oktober 2020, 12:46 WIB
Minggon di Ciasem Subang
Minggon di Ciasem Subang /Tim Aksarajabar/Sandi

AKSARAJABAR- Sejak mewabahnya covid-19 berdampak pada ekonomi masyarakat anjlok. Bahkan tak sedikit menimbulkan stunting pada anak di daerah Desa Jatibaru, Kecamatan Ciasem, Subang, Selasa 27 Oktober 2020.

Hal itu diungkapkan oleh Sekmat Ciasem, Alex Nursalam saat acara minggon desa ia mengatakan, stunting yang menimpa kepada anak di bawah umur kian meningkat.

Terjadinya stunting pada anak ini akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga kondisi tubuh anak menjadi pendek jika dibandingkan dari kondisi tubuh anak normal.

Baca Juga: Cara Daftar BLT UMKM di Kabupaten Purwakarta Bisa Lewat Link Ini, Cek Syaratnya!

Selain itu munculnya stunting pada anak juga dapat mempengaruhi pertumbuhan otak pada anak. "Kita berharap kepada orang tua saat merawat anaknya agar memberikan asupan gizi yang cukup kepada anaknya," kata Sekmat Ciasem, Alex Nursalam.

Dia mengatakan, untuk mencegah terjadinya stunting harus meningkatkan konsumsi protein hal itu karena sangat mempengaruhi pertumbuhan tinggi dan berat badan anak.

Asupan protein untuk anak setidaknya mencapai sekitar 15 persen dari total asupan kalori yang di butuhkan.

Baca Juga: Jadwal Acara TV 27 Oktober 2020 di SCTV RCTI dan Indosiar

Jika anak usia 6-12 bulan di anjurkan mengobsumsi protein harian sekitar 1,2 gram perkilogram berat badan.

Halaman:

Editor: Yoga Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah