Ruhimat Minta KemenKopUKM Bimbing Peternak Sapi Perah Subang Guna Hasilkan Produksi Susu yang Lebih Maksimal

- 10 Oktober 2023, 10:27 WIB
Bupati Subang Ruhimat (kanan) dan Menkop Teten
Bupati Subang Ruhimat (kanan) dan Menkop Teten /

AKSARA JABAR - Bupati Subang Ruhimat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara PT Global Diari Alami (GDA) dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) di kantor GDA, Kecamatan Dawuan, Subang, Senin, 9 Oktober  2023.

Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Dalam kegiatan tersebut, Ruhimat meminta Menkop Teten agar dapat memberikan bimbingan kepada para peternak sapi perah dan petani jagung di Kabupaten Subang.

"Tentunya untuk pertumbuhan ekonomi dan pada para peternak sapi dan juga petani yang bisa berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan pakan. Akan hal itu kami sangat membutuhkan input, masukan, petunjuk dari pak menteri," kata Ruhimat.

Kang Jimat bersama Menteri Koperasi dan UKM di acara MoU PT Global Diari Alami dengan LPDB UMKM.
Kang Jimat bersama Menteri Koperasi dan UKM di acara MoU PT Global Diari Alami dengan LPDB UMKM.

Ruhimat menilai, potensi peternak sapi perah di Subang dapat berkontribusi untuk menambah produksi susu dalam negeri. Meski begitu, ia mengatakan para peternak sapi perah ini masih membutuhkan bimbingan agar lebih maksimal.

"Kalau dilihat dari potensi sumber daya alam yang ada khususnya di Kabupaten Subang ini nampaknya belum mampu meningkatkan baik kebutuhan susu kebutuhan daging ataupun untuk mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ruhimat mengapresiasi PT GDA yang telah berinvestasi di Kabupaten Subang dan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah dan petani dengan menyerap susu dan hasil pakan dari petani lokal.

"Selamat kepada Global Diari Alami yang sudah berinvestasi di Kabupaten Subang ini. Mudah-mudahan kedepan apa yang sudah terjalin selama ini baik kebutuhan pakan, bisa lebih baik lagi, sehingga mamu meningkatkan penghasilan petani," ungkapnya.

CEO GDA, Ihsan Mulia Putri juga mengapresiasi dukungan dan bimbingan dari pihak pemerintah, karena menurutnya GDA tidak dapat berdiri sendiri.

"Hari ini sejarah bagi GDA, karena hari ini ditandatangani MoU atau perjanjian kerjasama antara GDA dengan Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) dalam hal impor Sapi Perah 200 Heads bagi Koperasi Peternak Mitra, serta Kredit Usaha Tebon Jagung bagi Koperasi Tani Mitra," ujar Putri.

Putri menjelaskan, PT GDA memiliki biogas plant dengan kapasitas 7500 Ton Manure / Kohe menghasilkan Gas Methane untuk Bahan Bakar Boiler dan akan dikembangkan untuk Genset.

Sementara, KemenkopUKM melalui LPDB KUMKM mengucurkan kredit usaha kepada peternak sapi perah dan petani jagung di Subang senilai Rp5 miliar.

Susu dan jagung untuk pakan sapi tersebut langsung diserap oleh PT GDA yang merupakan peternak dan produsen susu kemasan dengan merek dagang MilkLife.***

 

Editor: Andi Permana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x