Ketua Pengprov Muaythai Sebut Suksesi Ketua KONI Jabar Harus Demokratis

- 12 September 2022, 19:41 WIB
Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat sebut Suksesi KONI Jabar harus berjalan demokratis.
Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat sebut Suksesi KONI Jabar harus berjalan demokratis. /Aksarajabar/


AKSARA JABAR - Pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat harus berlangsung demokratis.

Demikian yang disampaikan oleh Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi di Kabupaten Subang, Senin 12 September 2022.

Munculnya nama M Budiana sebagai calon ketua KONI Jabar mendapat sorotan dari Ketua Pengprov Muaythai Jabar, Evi Silviadi.

Baca Juga: Usai Mantan Bupati Subang Bebas Bersyarat, Baraya Ojang Sohandi Gelar Do'a Bersama

Evi mengatakan calon ketua KONI Jabar pengganti Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin harus orang yang terbuka dalam pengelolaan organisasi, baik dari segi pembinaan atlet maupun penggunaan keuangan.

"Bakal calon ketua umum, dalam pandangan kami, banyak yang berkompeten dan cocok memimpin seluruh cabor di Jabar. Sebab para pemimpin di cabor juga cukup berpengalaman," ujarnya, kepada AKSARA JABAR.

Meski sebelumnya M Budiana menyatakan, kesiapannya maju dalam pemilihan ketua umum KONI Jawa Barat dan berkeinginan mewujudkan harapan menjadi juara umum PON tiga kali berturut-turut, itu tidak serta merta membuat pengurus KONI Jabar langsung memilihnya.

Baca Juga: Perkuat Kerjasama, Persikas Subang Jalin MoU dengan Fikom Unsub

Hal itu, kata Evi, disebabkan karena ada jalur yang mesti ditempuh dalam memilih calon ketua KONI Jabar, yaitu demokrasi.

"Pengurus cabor juga sebagai pemegang suara berhak menentukan siapa yang pantas meneruskan estafeta ketum KONI Jabar, demi mencapai cita cita hatrick Juara Umum PON," tuturnya.

Menurutnya, KONI Jabar di bawah kepemimpinan Ahmad Saefudin, dinilai sangat solid dan memiliki kapasitas.

Baca Juga: Ketum Pengprov Muaythai Sebut KONI Jabar Adalah Kekaisaran, Begini Penjelasannya

"Parameternya, ketika KONI Jabar bisa keluar sebagai Juara Umum dua kali berturut-turut pada PON Jawa Barat dan PON Papua," imbuhnya.

Oleh karena itu, bakal calon ketua KONI Jabar, menurut Evi lebih baik yang punya prestasi mentereng membawa cabornya merebut banyak medali dan piala. Sebab beban dan tanggung jawab ketum KONI Jabar ke depan jelas ingin hatrick Juara PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024. 

Namun, Evi mengingatkan, kemenangan Jabar sebagai juara umum PON sebanyak dua kali berturut-turut itu, jangan sampai diklaim sebagai hasil jerih payah pengurus KONI saja.

Baca Juga: HMI Subang Geruduk Gedung DPRD, Soroti Defisit Anggaran yang Hampir Rp200 M

"Mesti dipahami, Jabar berhasil meraih juara umum saat PON itu bukan merupakan usaha KONI seorang diri, melainkan usaha dari setiap cabor juha," lanjutnya Evi.

Kemudian, lanjut Evi, cita-cita mendapat title juara umum dalam PON itu juga bukan hanya visi milik KONI Jabar, semua cabor juga ingin mewujudkannya. 

"Visi hatrick juara umum PON bisa terwujud jika dikerjakan bersama-sama. Semua cabor bahu membahu mencetak atlet unggulan. Dana pembinaan yang cukup dan pengelolaan dana yang baik dan transparan," pungkasnya.***

Editor: Kanda Yusuf Abdillah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah