Garut Targetkan 30 Januari 2021 Kelar Kick-off Vaksinasi Covid-19

- 27 Januari 2021, 21:11 WIB
Pemerintah Kabupaten Garut saat melaksanakan Rapat bersama jajaran SKPD dilingkungan Kab. Garut beserta perwakilan dari TNI dan Polri pada Rabu, 27 Januari 2021.
Pemerintah Kabupaten Garut saat melaksanakan Rapat bersama jajaran SKPD dilingkungan Kab. Garut beserta perwakilan dari TNI dan Polri pada Rabu, 27 Januari 2021. /Aksara Jabar/HO-Humas Pemkab Garut/

AKSARAJABAR – Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan pada 30 Januari 2021, rencana kick off vaksinasi Covid-19 dapat dilaksanakan. Rencananya pada vaksinasi perdana itu akan diikuti unsur forum pimpinan daerah, termasuk juga influencer dan selebgram.

“Pelaksanaan kick-off vaksinasi akan dilakukan paling lambat hari Sabtu, 30 Januari 2021,” ujar Nurdin Yana selaku Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Garut usai Rapat bersama jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten Garut beserta perwakilan dari TNI dan Polri pada Rabu, 27 Januari 2021.

Meski demikian jadwal tersebut juga tergantung dari distribusi vaksi dari Provinsi Jawa Barat, jika vaksin masuk ke Garut pada Kamis, 28 Januari 2021. Maka pelaksanaan vaksinasi bisa dipercepat pada hari Jumat.

Baca Juga: 7.000 Vaksin Covid-19 Sinovac Disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Sumedang

"Tetapi jika ini belum masuk karena 550 Kabupaten/Kota juga melakukan hal yang sama untuk entry-data. Nah ini juga kendala, apakah nanti sistemnya akan berjalan dengan baik atau servernya tidak muat juga persoalan, nah ini yang menjadi kendala kita. Sehingga antisipasi kita kalupun memang di saat terburuk misalkan ya, paling lambat Sabtu harus sudah selesai,"terangnya.

Pihaknya tetap harus berhati-hati di mana setiap orang yang akan melaksanakan vaksinisasi harus melakukan pendafataran atau input sistem dengan menggunakan KTP dan nomer ponsel, baru kemudian dua hari setelahnya muncul e-ticket sebagai tiket untuk divaksin.

Di sisilain, sebut Nurdin, persiapan kegiatan vaksinisasi masih belum ideal karena baru 81 orang tenaga kesehatan yang sudah terlatih, karena seharusnya ada 4 orang di 80 wilayah/kecamatan, sehingga idealnya seharusnya ada 320 orang yang terlatih.

"Bahwa kita sudah melakukan persiapan pelaksanaan dengan mekanisme, pertama pendistribusian, alokasi pendistribusian vaksin, kemudian kesiapan nakes (tenaga kesehatan), khusus untuk hari ini ada 81 jadi sementara dalam kontek pelaksanaannya ada 4 meja minimal sehingga dibutuhkan nanti 4 orang pengatur, kemudian nanti tim medisnya ini, vaksinatornya kan hanya baru 81 idealnya ada 1 wilayah itu ada 4, idelanya, jadi 80 kali 4 seharusnya 320 ini sementara sekarang baru 81," terang Nurdin. ***

Editor: Igun Gunawan

Sumber: garutkab.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah