Varian Baru Virus Corona Mulai Masuk Amerika Serikat

- 30 Desember 2020, 18:42 WIB
Perawat Unit Perawatan Intensif Merlin Pambuan, 66 tahun, disemangati oleh staf rumah sakit saat ia berjalan keluar dari rumah sakit dimana ia menghabiskan 8 bulan dengan penyakit virus corona (COVID-19), di Dignity Health - St. Mary Medical Center, Long Beach, California, Amerika Serikat, Senin (21/12/2020).
Perawat Unit Perawatan Intensif Merlin Pambuan, 66 tahun, disemangati oleh staf rumah sakit saat ia berjalan keluar dari rumah sakit dimana ia menghabiskan 8 bulan dengan penyakit virus corona (COVID-19), di Dignity Health - St. Mary Medical Center, Long Beach, California, Amerika Serikat, Senin (21/12/2020). /ANTARA FOTO/REUTERS/Lucy Nicholson/hp/cfo (REUTERS/LUCY NICHOLSON)/

AKSARAJABAR - Amerika Serikat melaporkan mendeteksi kasus pertama infeksi varian baru Covid-19 di Colorado pada Selasa, 29 Desember 2021.

Gubernur Colorado Jared Polis menyebut, wilayah negara bagian yang dia pimpin telah menemukan kasus virus corona varian B.1.1.7--yang pertama kali terdeteksi di Inggris, dan disebut lebih cepat menular dibandingkan varian SAR-CoV-2 terdahulu.

Polis, dalam keterangannya seperti dilansir ANTARA dari Reuters mengatakan, pasien kasus pertama di AS merupakan seorang laki-laki berusia 20-an tahun tanpa riwayat berpergian akhir-akhir ini, dan sekarang tengah menjalani isolasi di Denver.

Baca Juga: Arab Saudi Perpanjang Larangan Masuk terhadap Warga Asing

"Pihak berwenang urusan kesehatan masyarakat sedang melakukan investigasi secara teliti. (Pasien yang bersangkutan) tidak mempunyai kontak erat, sejauh identifikasi saat ini," kata Polis. Ia juga menyebut bahwa pihaknya telah memberitahukan pemerintahan federal.

Sebelum Polis mengonfirmasi kasus ini, Biden berpidato di Wilmington, Delaware, mengenai vaksinasi bagi masyarakat AS.

"Upaya distribusi dan pelaksanaan vaksinasi tidak berjalan sebagaimana semestinya. (Dengan angka kasus saat ini) maka akan butuh waktu tahunan, bukan bulanan, untuk memvaksin warga Amerika," kata Biden.

Prediksi Biden mengenai musim dingin yang sulit tampak sebagai upaya menurunkan ekspektasi masyarakat bahwa pandemi ini akan segera berakhir setelah dia resmi menjabat sebagai presiden AS pada 20 Januari 2021. ***

Editor: Igun Gunawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah